Curhat Ibu Hamil Dipolisikan Ayahnya karena Punya Bukti Chat Nakal: Dia Pacaran sama Remaja 15 Tahun

 

Kang Dedi Mulyadi Channel

Rahma Anisa, ibu hamil yang menceritakan perilaku ayah kandungnya yang suka selingkuh.

TRIBUNBANTEN.COM - Seorang ibu hamil bernama Rahma Anisa harus menerima kenyataan pahit setelah dipolisikan oleh ayah kandungnya, ZA.

Wanita 28 tahun itu dilaporkan setelah mengirimkan bukti capture chat nakal sang ayah dengan sejumlah wanita kepada ibu tirinya.

Tak terima dengan perbuatan Rahma, ZA pun melaporkan anaknya dengan tuduhan pencemaran nama baik dan pelanggaran terhadap UU ITE.

Padahal tujuan Rahma agar ibu tiri yang juga istri muda ayahnya sadar bahwa ZA bukanlah sosok suami yang baik.

Kepada Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi, Rahma mengaku ia dan ketiga adiknya mengalami trauma psikis akibat ulang sang ayah.

Bahkan ketika Rahma berusia 15 tahun, ia pernah memergoki ayahnya berselingkuh dengan wanita yang seusia dengannya.

"Ayah saya pernah pacaran sama anak seumuran saya," cerita Rahma Anisa dilansir dari Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Minggu (12/12/2021).

Untuk melancarkan aksinya, kata Rahma, ZA sampai memalsukan identitas di Kartu Tanda Penduduk (KTP) menjadi lebih muda delapan tahun.

"Harusnya kelahiran 1969 jadi kelahiran 1977," kata Rahma Anisa sambil menunjukan bukti yang dia miliki kepada Kang Dedi.

Geram dengan kelakukan ZA, Rahma akhirnya membeberkan chat mesum sang ayah dengan wanita lain kepada istri mudanya.

Dalam isi chat itu, ZA kerap meminta dikirimi bagian syur wanita yang menjadi teman di Facebooknya.

"Ayah saya berikan imbalan Rp 500 ribu kalau dikirimkan gambar (bagian syur wanita)," ujar Rahma.

"Kemudian saya kirimkan chat ini ke istri muda bapak saya.

Maksud saya kirim pesan itu agar si istri muda paham bahwa ayah saya bukan orang baik-baik," kata Rahma Anisa.

Karena pesan via WhatsApp itu pula, sang ayah marah lalu melaporkan Rahma Anisa ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Mendengar cerita Rahma itu, Kang Dedi kaget tak percaya dan mengenal ZA sebagai sosok yang taat.

Sebagai informasi, ZA merupakan orang yang kerap menentang kebijakan mantan Bupati Purwakarta.

ZA juga sempat mengancam akan melaporkan Kang Dedi ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) perihal masalah sampah.



"Yang saya tahu beliau (ZA) sosok santri yang begitu kuat membangun syariat," kata Kang Dedi.

Rahma Anisa sendiri merasa bingung kenapa dia sampai dipolisikan oleh ayahnya sendiri.

Apalagi saat ini dia dalam kondisi hamil anak keduanya.

"Saya nangis ketakutan karena saya sampai dilaporin sama bapak sendiri," kata Rahma Anisa.

"Saya dibilang melanggar ITE dan mencemarkan nama baik.

Hingga kini, Rahma yang sedang hamil anak kedua masih terus dihubungi polisi Polres Purwakarta terkait pelaporan yang dilakukan ZA.

Panggilan pertama pada 21 September 2021, Rahma Anisa tidak bisa memenuhi panggilan petugas.

Baru pemanggilan kedua pada 14 Oktober 2021, Rahma Anisa memenuhi panggilan penyidik dan telah memberikan keterangan kepada polisi dalam bentuk berita acara pemeriksaan (BAP).

Terakhir ada pemanggilan lagi pada 28 Oktober 2021, namun Rahma Anisa enggan datang karena bertepatan dengan hari ulang tahunnya.

Selain bongkar aib ayahnya yang gemar mengumbar syahwat kepada para wanita, Rahma juga mengaku kerap dianiaya hingga diusir dari rumah.

"Kalau ada masalah apapun selalu mukul, pernah waktu itu ayah saya mau pinjam uang ke saya, tapi saya gak ngasih karena uangnya belum ada.

Dia langsung marah-marah dan ngomong ke saya anak tak tahu diri sambil mukul-mukul," kata Rahma Anisa.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel